{"id":24691,"date":"2025-12-17T02:08:05","date_gmt":"2025-12-16T19:08:05","guid":{"rendered":"https:\/\/solped.net\/paroki\/?p=24691"},"modified":"2025-12-17T02:10:20","modified_gmt":"2025-12-16T19:10:20","slug":"one-fact-e-friday-tubuh-darah-dan-hati-kudus-yesus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/solped.net\/paroki\/one-fact-e-friday-tubuh-darah-dan-hati-kudus-yesus\/","title":{"rendered":"One Fact E-Friday: Tubuh-Darah dan Hati Kudus Yesus"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"24691\" class=\"elementor elementor-24691\" data-elementor-post-type=\"post\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-1187fcad elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default sc_fly_static\" data-id=\"1187fcad\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-extended\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-69755d62 sc_content_align_inherit sc_layouts_column_icons_position_left sc_fly_static\" data-id=\"69755d62\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5c7a30b7 sc_fly_static elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"5c7a30b7\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<style>\n.paroki-1 {\n  font-family: 'Poppins', sans-serif;\n  line-height: 1.7;\n  color: #222;\n}\n.paroki-1 h2,\n.paroki-1 h3 {\n  font-family: 'Recoleta', serif;\n}\n.paroki-1 h2 {\n  font-size: 1.6rem;\n  margin: 1.8em 0 0.8em;\n}\n.paroki-1 h3 {\n  font-size: 1.3rem;\n  margin: 1.6em 0 0.6em;\n}\n.paroki-1 p {\n  margin: 0.45em 0;\n}\n.paroki-1 ul {\n  margin: 0.4em 0 0.6em 1.2em;\n}\n.paroki-1 li {\n  margin: 0.35em 0;\n}\n.paroki-1 .caption {\n  margin-top: 2em;\n  font-size: 0.95rem;\n}\n.paroki-1 .sumber {\n  font-size: 0.9rem;\n}\n<\/style>\n\n<div class=\"paroki-1\">\n\n<h2>Fakta-fakta Tentang Tubuh dan Darah Kristus serta Hati Kudus Yesus<\/h2>\n\n<h3>Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus (Corpus Christi)<\/h3>\n<p>Perayaan penting dalam Gereja Katolik untuk menghormati dan menghargai kehadiran nyata Yesus Kristus dalam Ekaristi atau Misa Kudus.<\/p>\n<p>Hari Raya Corpus Christi ditetapkan untuk diperingati pada hari Kamis sesudah Hari Raya Tritunggal Mahakudus. Namun, di beberapa negara (termasuk Indonesia, oleh Konferensi Waligereja Indonesia) dan keuskupan, hari raya ini diadakan pada hari Minggu setelah Hari Raya Tritunggal Mahakudus.<\/p>\n\n<h3>Hari Raya Hati Kudus Yesus<\/h3>\n<p>Hati Kudus Yesus sebenarnya adalah devosi umat Katolik untuk menghormati hati Tuhan Yesus yang terluka karena kasih cinta ilahi-Nya kepada manusia.<\/p>\n<p>Devosi ini berkembang menjadi Hari Raya Hati Kudus Yesus atas permintaan Tuhan Yesus sendiri dalam penampakan diri-Nya kepada seorang biarawati Prancis, Santa Margaret Maria Alacoque pada tanggal 16 Juni 1675. Pada momen ini juga, Tuhan memberikan 12 janji kepada setiap orang yang rajin menghormati Hati Kudus-Nya secara khusus.<\/p>\n<p>Dalam liturgi Gereja Katolik, hari raya atau pesta ini diadakan 8 hari setelah Hari Raya Corpus Christi. Sehingga biasanya dirayakan di hari Jumat.<\/p>\n\n<h3>Perayaan Pertama<\/h3>\n<p>Perayaan pertama Corpus Christi pada abad ke-13 oleh para imam dan umat beriman di Gereja Santo Martin di kota Li\u00e8ge, Belgia.<\/p>\n<p>Perayaan pertama Hati Kudus Yesus pada tanggal 31 Agustus 1670 di Rennes, Prancis atas inisiatif Santo Yohanes Eudes, yang juga menyusun liturgi misanya. Sebelum akhirnya menjadi hari raya resmi Gereja Katolik di tahun 1856.<\/p>\n\n<h3>Penetapan Hari Raya<\/h3>\n<p>Hari Raya Corpus Christi ditetapkan oleh Paus Urbanus IV dengan menerbitkan Bulla <em>Transiturus de hoc mundo<\/em> pada tanggal 8 September 1264. Isinya berupa ajaran sekaligus pemakluman Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus agar dirayakan secara universal oleh Gereja Katolik di seluruh dunia.<\/p>\n<p>Hari Raya Hati Kudus Yesus ditetapkan oleh Paus Pius IX dalam Dekrit dari Kongregasi Ritus Suci pada tanggal 23 Agustus 1856. Respon cepat atas permintaan para uskup Prancis yang ingin agar pesta ini dirayakan di seluruh dunia. Momen ini juga secara tidak langsung mendedikasikan bulan Juni sebagai Bulan Hati Kudus Yesus.<\/p>\n\n<h3>Momen Penting yang Menjadi Dasar Inspirasi<\/h3>\n<p>Hari Raya Corpus Christi berdasarkan pada:<\/p>\n<ul>\n  <li>pengalaman mistik Santa Yuliana Cornillon dari Li\u00e8ge (1193\u20131258) sewaktu menjadi biarawati pada tahun 1209, dan<\/li>\n  <li>peristiwa Mukjizat Ekaristi yang Pastor Petrus dari Praha alami pada tahun 1263 di Gereja Santa Christina di Bolsena.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Hari Raya Hati Kudus Yesus berdasarkan pada:<\/p>\n<ul>\n  <li>visi Hati Kudus Yesus yang dialami Santo Yohanes Eudes (1601\u20131680), sang penggagas perayaan pertamanya, dan<\/li>\n  <li>pengalaman mistik Santa Margaret Maria Alacoque berupa 4 kali penampakan Tuhan Yesus dari tahun 1673 (27 Desember) hingga tahun 1675 (16 Juni).<\/li>\n<\/ul>\n\n<h3>Makna dan Tujuan<\/h3>\n<p>Hari Raya Corpus Christi membuat:<\/p>\n<ul>\n  <li>iman akan Sakramen Mahakudus diteguhkan, terutama jika orang jahat berniat menyerang misteri ini,<\/li>\n  <li>umat beriman diperkuat dalam mencapai kesempurnaan melalui kasih mendalam dan sembah sujud kepada Sakramen Mahakudus, dan<\/li>\n  <li>berkat hari raya ini serta cinta kasih yang ditujukan dari Altar, silih dilakukan bagi penghinaan dan kurangnya rasa hormat terhadap Sakramen Mahakudus.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Hari Raya Hati Kudus Yesus membuat umat beriman:<\/p>\n<ul>\n  <li>mencintai Tuhan Yesus dengan sepenuh hati,<\/li>\n  <li>menjadikan Hati Yesus sebagai tempat perlindungan sepanjang hidup,<\/li>\n  <li>mengikuti seluruh diri Tuhan Yesus serta patuh dan setia pada semua ajaran-Nya, dan<\/li>\n  <li>memusatkan seluruh kehidupan pribadi pada Tuhan Yesus.<\/li>\n<\/ul>\n\n<h3>Para Orang Kudus dan Rohaniwan di Balik \u201cLayar\u201d<\/h3>\n<p><strong>Hari Raya Corpus Christi:<\/strong><br>\nSanta Yuliana Cornillon dari Li\u00e8ge, Uskup Li\u00e8ge bernama Robert de Thorete, Pastor Petrus dari Praha, dan Paus Urbanus IV.<\/p>\n<p><strong>Hari Raya Hati Kudus Yesus:<\/strong><br>\nSanto Yohanes Eudes, Santa Lutgardis, Santa Mechtildis, Santa Gertrudis, Santa Margareta Maria Alacoque, dan Paus Pius IX.<\/p>\n\n<h3>Referensi<\/h3>\n<ol class=\"sumber\">\n  <li><a href=\"https:\/\/www.indonesianpapist.com\/2010\/08\/hari-raya-tubuh-dan-darah-kristus.html\" target=\"_blank\">Indonesian Papist \u2013 \u201cHari Raya Tubuh dan Darah Kristus\u201d (17\/08\/2010)<\/a><\/li>\n  <li><a href=\"https:\/\/www.renunganpagi.id\/2015\/06\/hari-raya-tubuh-dan-darah-kristus.html\" target=\"_blank\">Rm. Agus Widodo Pr, Renungan Pagi \u2013 \u201cHari Raya Tubuh dan Darah Kristus\u201d (6 Juni 2015)<\/a><\/li>\n  <li><a href=\"https:\/\/parokicikarang.or.id\/detailpost\/hari-raya-tubuh-dan-darah-kristus\" target=\"_blank\">Br. Paulus FIC \u2013 Gereja Ibu Teresa Paroki Cikarang (22 Juni 2019)<\/a><\/li>\n  <li><a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/bernardus11615\/5ee5c236097f3634280b5b42\/memaknai-hari-raya-tubuh-dan-darah-kristus?page=3&#038;page_images=1\" target=\"_blank\">Rm. B.A. Rukiyanto SJ \u2013 Kompasiana (14 Juni 2020)<\/a><\/li>\n  <li><a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Corpus_Christi\" target=\"_blank\">Wikipedia Bahasa Indonesia \u2013 Corpus Christi<\/a><\/li>\n  <li><a href=\"https:\/\/www.hidupkatolik.com\/2020\/06\/16\/46259\/5-fakta-devosi-hati-kudus-yesus.php\" target=\"_blank\">Felicia Permata Hanggu \u2013 Hidup Katolik (16 Juni 2020)<\/a><\/li>\n  <li><a href=\"https:\/\/christusmedium.com\/2020\/06\/memaknai-hari-raya-hati-kudus-yesus\/\" target=\"_blank\">Christus Medium \u2013 \u201cHati Yesus yang Mahakudus\u201d (18 Juni 2020)<\/a><\/li>\n  <li><a href=\"https:\/\/www.youcat.id\/article\/mengenal-sejarah-hari-raya-hati-yesus-yang-mahakudus\/\" target=\"_blank\">YOUCAT Indonesia \u2013 #Know: Mengenal Sejarah Hari Raya Hati Yesus Yang Mahakudus (18 Juni 2020)<\/a><\/li>\n  <li><a href=\"https:\/\/katolikpedia.id\/perayaan-hati-kudus-yesus-yang-mahakudus\/\" target=\"_blank\">Edeltrudizh \u2013 Katolikpedia (11 Juni 2021)<\/a><\/li>\n  <li><a href=\"https:\/\/penakatolik.com\/2025\/06\/06\/mengapa-juni-merupakan-bulan-hati-kudus-yesus\/\" target=\"_blank\">Pena Katolik \u2013 \u201cMengapa Juni Merupakan Bulan Hati Kudus Yesus?\u201d (6 Juni 2025)<\/a><\/li>\n  <li><a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Hati_Kudus_Yesus\" target=\"_blank\">Wikipedia Bahasa Indonesia \u2013 Hati Kudus Yesus<\/a><\/li>\n<\/ol>\n\n<div class=\"caption\">\n<p>Usai Masa Paskah yang ditutup dengan Hari Raya Pentakosta yang lalu, liturgi Gereja Katolik merayakan 3 hari raya (HR) penting seputar Tuhan Allah kita: HR Tritunggal Mahakudus (15 Juni 2025), HR Tubuh dan Darah Kristus (22 Juni 2025), dan HR Hati Kudus Yesus (Jumat, 27 Juni 2025).<\/p>\n\n<p>Hari Raya Tritunggal Mahakudus yang masih berkaitan erat dengan Pentakosta dan Kenaikan Tuhan sudah kita rayakan Minggu pekan lalu. Nah, dilihat dari namanya, kedua hari raya yang tersisa mengajak kita untuk lebih dekat dengan sosok Allah Putra, siapa lagi kalau bukan Tuhan Yesus Kristus yang sering kita jumpai dalam Ekaristi atau Misa Kudus. Bicara soal Misa, Hari Raya Tritunggal Mahakudus yang juga populer dengan nama Corpus Christi mengajak kita untuk lebih menghayati selain menghormati kehadiran nyata Tuhan Yesus di dalamnya.<\/p>\n\n<p>Seolah belum komplit dengan Tubuh dan Darah dalam Ekaristi, Gereja Katolik juga mengajak kita untuk lebih dekat dan tinggal di dalam Hati Kudus Tuhan kita Yesus Kristus. Kalau semua hari raya sebelumnya pas di hari Minggu, khusus hari raya Hati Kudus Yesus (HKY asalnya devosi loh) juga selalu dirayakan di hari Jumat, 8 hari setelah Corpus Christi.<\/p>\n\n<p>Tahukah kamu beberapa fakta menarik lain seputar kedua hari raya tentang Tuhan Yesus Kristus ini? Yuk simak edisi One Fact E Friday yang cukup berisi ini, semoga menginspirasi dan menambah iman serta penghayatan pribadi dalam mengikuti ritusnya.<\/p>\n<\/div>\n\n<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fakta-fakta Tentang Tubuh dan Darah Kristus serta Hati Kudus Yesus Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus (Corpus Christi) Perayaan penting dalam Gereja Katolik untuk menghormati dan menghargai kehadiran nyata Yesus&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"give_campaign_id":0,"footnotes":""},"categories":[236],"tags":[],"class_list":["post-24691","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-katakese-singkat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/solped.net\/paroki\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24691","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/solped.net\/paroki\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/solped.net\/paroki\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solped.net\/paroki\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/solped.net\/paroki\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24691"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/solped.net\/paroki\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24691\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24696,"href":"https:\/\/solped.net\/paroki\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24691\/revisions\/24696"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/solped.net\/paroki\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24691"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/solped.net\/paroki\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24691"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/solped.net\/paroki\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24691"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}